Mengukur Konsistensi Kriteria

Matriks Perbandingan Kriteria

Pertama-tama menyusun hirarki dimana diawali dengan tujuan, kriteria dan alternatif-alternatif lokasi pada tingkat paling bawah. Selanjutnya menetapkan perbandingan berpasangan antara kriteria-kriteria dalam bentuk matrik. Nilai diagonal matrik untuk perbandingan suatu elemen dengan elemen itu sendiri diisi dengan bilangan (1) sedangkan isi nilai perbandingan antara (1) sampai dengan (9) kebalikannya, kemudian dijumlahkan perkolom. Data matrik tersebut seperti terlihat pada tabel berikut.
C01 C02 C03 C04 C05
C01 - Jarak ke pondok mahasiswa 1 1 3 1 3
C02 - Jarak ke sarana pendidikan 1 1 2 1 1
C03 - Jarak dengan BTS 0.3333 0.5 1 1 2
C04 - Pesaing 1 1 1 1 3
C05 - Luas bangunan 0.3333 1 0.5 0.3333 1
Total kolom 3.6667 4.5 7.5 4.3333 10

Matriks Bobot Prioritas Kriteria

Setelah terbentuk matrik perbandingan maka dilihat bobot prioritas untuk perbandingan kriteria. Dengan cara membagi isi matriks perbandingan dengan jumlah kolom yang bersesuaian, kemudian menjumlahkan perbaris setelah itu hasil penjumlahan dibagi dengan banyaknya kriteria sehingga ditemukan bobot prioritas seperti terlihat pada berikut.
C01 C02 C03 C04 C05 Bobot Prioritas
C01 0.2727 0.2222 0.4 0.2308 0.3 0.285
C02 0.2727 0.2222 0.2667 0.2308 0.1 0.218
C03 0.0909 0.1111 0.1333 0.2308 0.2 0.153
C04 0.2727 0.2222 0.1333 0.2308 0.3 0.232
C05 0.0909 0.2222 0.0667 0.0769 0.1 0.111

Matriks Konsistensi Kriteria

Untuk mengetahui konsisten matriks perbandingan dilakukan perkalian seluruh isi kolom matriks A perbandingan dengan bobot prioritas kriteria A, isi kolom B matriks perbandingan dengan bobot prioritas kriteria B dan seterusnya. Kemudian dijumlahkan setiap barisnya dan dibagi penjumlahan baris dengan bobot prioritas bersesuaian seperti terlihat pada tabel berikut.
C01 C02 C03 C04 C05 CM
C01 0.2727 0.2222 0.4 0.2308 0.3 5.363
C02 0.2727 0.2222 0.2667 0.2308 0.1 5.278
C03 0.0909 0.1111 0.1333 0.2308 0.2 5.299
C04 0.2727 0.2222 0.1333 0.2308 0.3 5.275
C05 0.0909 0.2222 0.0667 0.0769 0.1 5.198
Berikut tabel ratio index berdasarkan ordo matriks.
Ordo matriks 12345678910
Ratio index 1.491.491.491.491.491.491.491.491.491.49

Matriks Perbandingan Alternatif

Selanjutnya setelah menemukan bobot prioritas kriteria, menetapkan nilai skala perbandingan lokasi berdasarkan masing-masing kriteria. Nilai skala sesuai dengan kebijakan perusahaan. Langkah selanjutnya membuat matriks perbandingan alternatif lokasi berdasarkan kriteria. Setelah terbentuk matriks perbandingan lokasi berdasarkan kriteria maka dicari bobot prioritas untuk perbandingan lokasi terhadap masing,masing kriteria. Buat kriteria selanjutnya dengan cara yang sama.

Matriks Perbandingan Alternatif Berdasarkan Jarak ke pondok mahasiswa

A01A02A03
A01133
A020.33312
A030.3330.51
Total kolom1.6674.56
Matrik bobot prioritas alternatif berdasarkan Jarak ke pondok mahasiswa:
A01A02A03 Bobot
A010.60.6670.50.589
A020.20.2220.3330.252
A030.20.1110.1670.159

Matriks Perbandingan Alternatif Berdasarkan Jarak ke sarana pendidikan

A01A02A03
A01124
A020.513
A030.250.3331
Total kolom1.753.3338
Matrik bobot prioritas alternatif berdasarkan Jarak ke sarana pendidikan:
A01A02A03 Bobot
A010.5710.60.50.557
A020.2860.30.3750.32
A030.1430.10.1250.123

Matriks Perbandingan Alternatif Berdasarkan Jarak dengan BTS

A01A02A03
A01121
A020.512
A0310.51
Total kolom2.53.54
Matrik bobot prioritas alternatif berdasarkan Jarak dengan BTS:
A01A02A03 Bobot
A010.40.5710.250.407
A020.20.2860.50.329
A030.40.1430.250.264

Matriks Perbandingan Alternatif Berdasarkan Pesaing

A01A02A03
A01123
A020.516
A030.3330.1671
Total kolom1.8333.16710
Matrik bobot prioritas alternatif berdasarkan Pesaing:
A01A02A03 Bobot
A010.5450.6320.30.492
A020.2730.3160.60.396
A030.1820.0530.10.111

Matriks Perbandingan Alternatif Berdasarkan Luas bangunan

A01A02A03
A01143
A020.2512
A030.3330.51
Total kolom1.5835.56
Matrik bobot prioritas alternatif berdasarkan Luas bangunan:
A01A02A03 Bobot
A010.6320.7270.50.62
A020.1580.1820.3330.224
A030.2110.0910.1670.156

Hasil Akhir

EIGEN KRITERIA DAN ALTERNATIF

Setelah menemukan bobot dari masing-masing kriteria terhadap lokasi yang sudah ditentukan oleh pihak perusahaan, langkah selanjutnya adalah mengalikan bobot dari masing,masing kriteria dengan bobot dari masing-masing lokasi, kemudian hasil perkalian tersebut dijumlahkan perbaris. Sehingga didapatkan total prioritas global seperti pada tabel berikut.
AlternatifC01C02C03C04C05NilaiRank
Vektor Eigen0.2850.2180.1530.2320.111
A01 - Lokasi 10.5890.5570.4070.4920.620.5351
A02 - Lokasi 20.2520.320.3290.3960.2240.3092
A03 - Lokasi 30.1590.1230.2640.1110.1560.1563
Cetak